Mengenal Gaya Arsitektur Industrial Rumah, Tampil Maskulin

Halaman ini akan mengajak Anda untuk mengenal gaya arsitektur industrial rumah.

Desain Arsitektur – Pernahkah Anda melihat sebuah rumah yang memiliki tampilan seperti rumah belum selesai dibangun namun sudah ditempati?

Bila pernah, rumah tersebut menerapkan gaya Industrial. Gaya arsitektur rumah yang satu ini tengah populer pada zaman sekarang.

Tidak hanya rumah tinggal saja, namun beberapa bangunan komersial seperti kafe dan restoran pun ikut-ikutan menerapkan gaya Industrial.

Penerapan gaya bangunan rumah semacam ini menitikberatkan pada estetika, kesederhanaan dan penggunaan barang.

Meskipun tampaknya gaya arsitektur ini memiliki kesan yang suram, namun pada dasarnya kesan yang ingin ditampilkan adalah modern, sederhana dan penuh estetika.

Desain Arsitektur Industrial Rumah Eksterior
Contoh penerapan gaya Industrial pada eksterior rumah

Sejarah Hadirnya Gaya Arsitektur Industrial Rumah

Sebenarnya, gaya Industrial sudah ada sejak tahun 1950-an ketika terdapat banyak sekali bangunan bekas pabrik yang terbengkalai di wilayah Eropa.

Demi tujuan efisiensi, bangunan pabrik tersebut disulap menjadi bangunan layak huni tanpa merubah banyak tampilan bangunan tersebut.

Dengan menjamurnya penerapan gedung bekas pabrik sebagai hunian, maka merebaklah pembangunan property dengan gaya ini.

Seperti misalnya, terdapat bangunan komersial yang menerapkan gaya Industri seperti restoran, kafe dan lainnya.

Dalam bidang penerapan gaya Industrial, munculah nama-nama tokoh seperti Silvio Stefani dengan bangunan Loft Miracciolo-nya dan Lev Lugovskoy dengan bangunan Midlife Crisis Loft-nya.

 

Hal Wajib yang Hadir pada Penerapan Gaya Arsitektur Industrial Rumah

Dalam hal penerapan warna, Gaya Industrial biasanya menerapkan warna-warna Monokrom atau warna dasar.

Penerapan warna ini memberikan kesan maskulin pada bangunan.

Dan soal material, biasanya memanfaatkan benda bekas atau daur ulang yang masih layaj pakai sehingga kesan bangunan pabrik dapat terasa.

Material pada gaya Industrial ini biasa seperti kaca, besi atau aluminium.

Selanjutnya, ciri khas yang paling menonjol pada desain rumah ini adalah penerapan struktur bangunan dan furniture tanpa sentuhan finishing.

Maka dari itu, tidak jarang Anda melihat dinding rumah dengan bata ekspos yang mana terlihat jelas tekstur kasar khas bata.

Selain itu juga bahan seperti logam dan baja yang sengaja tidak ditutupi atau ekspos untuk menunjukkan karakter asli dari bahan tersebut.

 

Beragam Elemen Rumah Industrial

Berikut ini adalah elemen atau bagian rumah yang penerapannya menunjukkan kesan Industrial :

  • Lantai parket atau acian
  • Kayu semi lapuk
  • Batu bata ekspos
  • Beton pada lantai atau struktur bangunan
  • Tiang atau balok bahan baja yang terekspos
  • Sambungan pipa, kelistrikan dan pendingin udara yang terekspos
  • Lampu neon dan lampu gantung khas pabrik
  • Cat dengan warna Monokrom
  • Ornamen dengan garis-gari tegas dan tegak lurus agar tampil modern

 

Ciri Khas Gaya Arsitektur Industrial di Rumah

Masing-masing gaya rumah tentu memiliki ciri khasnya tersendiri. Nah, berikut ini terdapat ciri khas dari gaya Industrial rumah.

Hadirnya Material Upcycle dan Recycle

Sebagai ciri khas gaya Industrial, barang-barang upcycle (bekas lalu dimodifikasi) dan recycle (bekas lalu didaur ulang) biasanya hadir di tengah-tengah ruangan rumah Industrial.

Biasanya, material yang ada memberi kesan suram namun apik sehingga sangat menarik untuk diterapkan pada rumah.

Proses Finishing yang Sangat Minim

Salah satu ciri khas pada gaya arsitektur Industrial adalah proses finishing yang sangat minim dan cenderung menonjolkan tampilan ekspos.

Desain arsitektur industrial rumah interior
Minimnya proses finishing pada rumah Industrial

Maka dari itu, bila Anda memasuki rumah dengan gaya Industrial, Anda akan melihat dinding dengan bata yang terlihat, furniture kayu dan besi yang tidak memperoleh proses finishing dan sebagainya.

Sangat Kental dengan Warna Monokrom

Selain khas dengan penerapan ekspos, bangunan Industrial juga menerapkan warna Monokorom sebagai warna utama rumah tersebut.

Penerapan desain arsitektur industrial rumah
Tampilan interior rumah Industrial yang rapi

Warna Monokrom sejatinya merupakan warna asli alami, seperti coklat, hijau, abu-abu. Jadi, tidak hanya sebatas putih dan hitam seperti anggapan banyak orang.

Terekspos NamunĀ  Rapi

Ya, hal ini yang perlu dipahami bahwa meskipun bangunan dengan gaya Industrial menggunakan penerapan ekspos pada bangunannya, namun semuanya diatur sehingga rapi dan unik.

Bagian Lantai yang Tampil Unik

Selain ciri khas pada dinding dan barang-barang interior, lantai pada bangunan Industrial juga menghindari bahan keramik atau granit.

Maka dari itu, rumah dengan gaya arsitektur ini menerapkan lantai acian, beton, semen dan parquette.

 

Itulah penjelasan singkat tentang mengenal gaya arsitektur Industrial rumah. Tunggu artikel kami selanjutnya.

Leave a Comment