Mengenal Arsitektur Tropis Rumah, Hunian Tampil Alami dan Sejuk

Halaman ini akan mengajak Anda mengenal arsitektur tropis rumah.

Desain Arsitektur – Memiliki hunian yang berdiri di daerah Tropis banyak menginspirasi orang dan kontraktor untuk membangun rumah dengan tema serupa.

Bagi Anda yang ingin memiliki rumah dengan gaya Tropis, tentu akan sangat menarik bisa dapat memiliki rumah tersebut.

Namun, tentunya Anda perlu mengenal lebih dahulu apa itu arsitektur tropis.

Arsitektur tropis rumah dengan bahan alami
Ilustrasi arsitektur tropis bahan alami

 

Apa Itu Arsitektur Tropis Rumah?

Pada dasarnya, arsitektur tropis tidak hanya terbatas dengan segi bentuk dan tampilan rumah saja, seperti penggunaan material alami sebagai bahan utama bangunan.

Namun, arsitektur tropis juga mencakup penataan denah rumah, sirkulasi udara, masuknya cahaya, desain interior rumah dan juga penggunaan material.

Dan sesuai namanya, penerapan beragam aspek tersebut perlu menyesuaikan lokasi tempat dimana rumah tersebut berdiri, yaitu tropis.

 

Pengertian Arsitektur Tropis

Arsitektur Tropis merupakan konsep arsitektur yang memiliki hasil bangunan yang dapat bertahan menghadapi kondisi iklim tropis.

Dan seperti yang Anda ketahui, iklik tropis memiliki karakter yang unik, seperti suhu sinar matahari yang panas sepnjang tahun, udara yang sangat lembab, curah hujan tinggi, banyaknya hembusan angin dan kondisi udara yang berbeda.

Mengingat betapa ekstremnya kondisi alam pada lokasi beriklim tropis, maka penerapan arsitektur Tropis perlu memperhatikan kenyamanan yang maksimal untuk penghuni rumah.

 

Ciri dan Karakter Arsitektur Tropis Rumah

Meski gaya arsitektur Tropis rumah memiliki bentuk yang berbeda-beda menyesuaikan dengan pendekatan sang arsitektur, namun pada dasarnya terdapat beragam ciri khusus yang umum diterapkan pada gaya arsitektur tropis.

Apa saja kah itu? Berikut adalah ciri dan karakter unik dari arsitektur tropis rumah.

Bentuk Atap Rumah yang Miring

Sudah menjadi ciri unik dari rumah dengan penerapan gaya arsitektur tropis bahwa bentuk atap yang diterapkan memiliki sudut kemiringan di atas 30°.

Penerapan kemiringan pada atap rumah semacam ini tentu bukan tanpa alasan. Alasan yang paling mendasar adalah agar curah hujan yang tinggi dapat mengalir dengan mudah dari atas atap ke tanah.

Dengan sudut kemiringan semacam ini, genangan dan kebocoran atap bisa diminimalisir dengan baik.

Maka dari itu, penerapan atap datar tidak cocok untuk iklim tropis karena berpotensi bocor. Namun, biasanya atap datar sudah disiasati dengan sistem pembuangan air yang baik sehingga hal tersebut bisa diminimalisir.

Selain untuk menghadapi curah hujan yang tinggi, kemiringan atap tersebut juga bisa meredam panas dari sinar matahari yang panas sepanjang tahun sehingga ruangan di dalamnya bisa sejuk.

Teritisan atau Overstek yang Lebar

Ciri khas lain dari gaya arsitektur tropis adalah memiliki teritisan atau overstek yang lebar untuk menghindari tampiasan air hujan dan kecepatan angin yang tinggi.

Arsitektur tropis rumah dengan overstek lebih
Ilustrasi rumah tropis dengan overstek lebar

Selain itu, overstek bisa dimanfaatkan sebagai peneduh ruangan terluar agar tidak terlalu panas karena terkena cahaya matahari langsung.

Dengan begitu, ruangan rumah akan tetap terjaga suhunya sehingga tidak terlalu panas dan bahkan bisa tetap sejuk.

Cross-Ventilation atau Sirkulasi Silang

Kenyamana merupakan asepk penting dalam sebuah rumah, termasuk rumah dengan gaya arsitektur tropis.

Maka dari itu, untuk bertahan menghadapi cuaca dari iklim tropis, rumah dengan arsitektur tropis perlu diberi sistem sirkulasi silang.

Arsitektur tropis rumah dengan sirkulasi silang
Ilustrasi penerapan sirkulasi silang

Dengan adanya sirkulasi silang ini akan memastikan bahwa ruangan tetap sejuk dengan pergerakan udara yang lancar.

Dengan adanya sistem ini, udara bisa bebas bersirkulasi dan cahaya matahari juga tidak terlalu terhalang untuk masuk sehingga ruangan tidak terlalu lembab.

Penerapan sirkulasi silang tentu membuat rumah lebih nyaman dan penghuni rumah juga tidak muda berkeringat.

Pembangunan dengan Material Lokal

Bila Anda ingin menerapkan arsitektur tropis nusantara yang lebih tradisional, makan biasanya material yang dipilih untuk membangun rumah tropis adalah dari bahan-bahan lokal.

Dan alasan dari pemilihan material lokal tidak lain adalah bahwa material lokal dinilai memiliki karakter dan ketahanan yang maksimal terhadap cuaca iklim tropis setempat.

Karena seperti yang sudah kita ketahui, masing-masing daerah memiliki tingkat intensitas cahaya matahari dan curah hujan yang berbeda-beda.

 

Itulah artikel kami tentang mengenal arsitektur tropis rumah. Nantikan artikel kami selanjutnya.

Leave a Comment