Beragam Aspek Desain Arsitektur untuk Disabilitas

Halaman ini akan menampilkan aspek desain arsitektur untuk disabilitas.

Desain Arsitektur – Semua orang sangat ingin terlahir sebagai orang yang sehat dengan tubuh yang lengkap dan berfungsi sebagaimana mestinya. Dan bila sudah terlahir sebagai orang yang normal, tentu saja semua orang ingin terus normal sampai selamanya.

Namun, sayangnya terdapat beberapa orang yang kurang beruntung dengan terlahir dalam kondisi yang kurang dan memiliki keterbatasan tertentu. Selain itu, beberapa orang juga mengalami kecelakaan sehingga membuatnya cacat, baik itu sementara maupun permanen.

Dengan mengetahui hal tersebut, tentu saja sangat perlu untuk memperhatikan kondisi serta aksesbilitas mereka pada sebuah ruangan atau rumah. Maka dari itu, saat ini terdapat jenis arsitektur untuk penyandang disabilitas.

Lantas, apa saja yang termasuk dalam desain arsitektur untuk disabilitas?

Beberapa Aspek Desain Arsitektur untuk Disabilitas

Akses Masuk Luas, Landai dan Tanpa Tangga

Mengapa desain ini sangat diwajibkan? Hal ini tentunya untuk mempermudah pengguna kursi roda untuk keluar masuk ruangan, khususnya dari dalam ke luar atau sebaliknya. Karena dengan adanya tangga atau jalan yang kurang rata membuat penyandang disabilitas merasa kesulitan dan bahkan kurang aman.

Selain disabilitas, desain pintu masuk semacam ini juga mempermudah beberapa orang seperti ibu yang mendorong kereta bayu. Terdapat tempat landai atau berbidang miring tentu akan lebih aman untuk jalur kereta dorong bayi daripada jalan bertangga atau tidak rata.

Lagi pula, adanya pintu masuk yang lebar juga mempermudah Anda untuk memasukan furniture yang baru Anda beli.

Penggunaan Gagang Tuas untuk Pengganti Gagang Pintu Kenop

Tentu Anda tidak asing dengan bagian rumah beranam gagang pintu kenop. Model gagang pintu yang satu ini sangat umum dan dapat Anda temui di banyak sekali rumah. Nah, untuk membuat rumah yang ramah kaum disabilitas, mengganti gagang pintu Kenop dengan gagang tuas merupakan ide yang sangat baik.

Penggunaan gagang tuas sangat ramah terhadap orang yang menderita masalah rematik dan ketangkasan. Selain itu, manfaatnya tidak Sebatas untuk orang yang rematik saja, namun juga mempermudah Anda saat membawa banyak barang dan harus masuk ke rumah.

Hal ini menjadi mungkin karena gagang pintu tuas bisa Anda buka dengan mudah hanya dengan satu tangan saja. Jadi Anda tidak perlu meletakkan barang terlebih dahulu. Anda bisa dengan mudah membuka pintu sambil membawa barang.

Posisi Rak yang Tidak Terlalu Tinggi

Anda tentu paham bahwa beberapa orang disabilitas membutuhkan kursi roda untk berpindah tempat. Sangat mudah bagi mereka untuk menjangkau barang bila terdapat teman yang berkondisi baik untuk mengambil barang dari rak.

Namun, bagaimana bila seorang disabilitas harus hidup secara mandiri? Dengan hilangnya kemampuan mereka untuk berdiri, berjinjit, melompat untuk meraih barang di tempat yang tinggi tentu saja akan sangat baik bila posisi rak perlu disesuaikan.

Selain itu, dengan menaruh rak di tempat yang tidak terlalu tinggi juga membantu anak-anak untuk belajar menata barangnya di rak yang sesuai. Semakin mudah mereka membereskan barang mereka, maka semakin terbiasa si anak untuk hidup disiplin dan bertanggung jawab.

Lahan Parkir yang Luas

Pada dasarnya, untuk mengeluarkan dan memasukan kendaraan tentu membutuhkan lahan parkir yang luas. Nah, dengan membuat sebuah area parkir yang luas, maka akan mempermudah penyandang disabilitas untuk mengeluarkan kursi roda mereka.

Meski begitu, area parkir yang luas juga berpengaruh terhadap kemudahan Anda ketika membawa banyak barang atau kereta dorong bayi yang memiliki ukuran besar.

Pintu Masuk Kamar Mandi yang Lebar

Selain membuat pintu masuk utama yang lebar, perlu juga untuk membuat akses masuk yang lebar pada kamar mandi. Tentu saja, hal ini untuk mempermudah pengguna kursi roda untuk keluar dan masuk kamar mandi, terutama ketika mereka sedang sendirian.

Karena bagaimana pun juga, menggunakan kamar mandi juga sangat penting. Jangan sampai terdapat jalan akses ke kamar mandi yang mempersulit pengguna kursi roda sehingga mereka terpaksa untuk membuang hajat di tempat yang tidak seharusnya.

Pembuatan pintu masuk kamar mandi yang lebar juga akan membantu Anda yang memiliki anak kecil untuk memandikan mereka.

Sakelar Dua Arah

Sakelar dua arah merupakan salah satu elemen yang kecil namun juga sangat berpengaruh terhadap kemudahan akses para penyandang disabilitas. Mengingat Anda ingin membangun rumah dengan gaya arsitektur yang ramah disabilitas, maka jangan lupakan ini.

Jenis sakelar ini akan mempermudah Anda dan orang yang menyandang disabilitas untuk menyalakan serta mematikan banyak lampu yang ada di rumah. Untuk semakin mempermudah akses, Anda bisa meletakan sakelar lampu pada area pintu masuk atau sisi tempat tidur. Ya, kedua bagian ini merupakan posisi yang nyaman untuk mematikan dan menyalakan lampu.

Ketinggian Meja Dapur

Tampaknya soal ketinggian meja dapur tidak terlalu serius bila seorang disabilitas memiliki teman normal yang tinggal bersama mereka. Namun, hal tersebut akan menjadi beda halnya ketika penyandang disabilitas harus sering hidup mandiri.

Maka, demi mewujudkan desain arsitektur untuk disabilitas, Anda perlu menyesuaikan ketinggian meja dapur. Tentu saja hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta membantu mereka berhati-hati saat memasuki ruang dapur.

Dengan mendesain tinggi meja yang sesuai, maka orang-orang seperti orang tua, wanita hamil dan lainnya akan lebih mudah untuk mengolah makanan yang ingin mereka makan.

Keramik Lantai yang Anti Slip

Penggunaan lantai keramik dengan kualitas anti slip akan mempermudah pergerakan semua penghuni rumah, khususnya untuk penyandang disabilitas, orang tua, anak-anak dan lainnya. Tentu saja Anda bisa membayangkan dampak buruk apa yang terjadi ketika seorang disabilitas tergelincir.

Dengan memperhatikan betapa seriusnya menjaga seseorang untuk tidak tergelincir, maka perlu menggunakan keramik lantai yang anti slip sehingga aman dan nyaman. Dengan begitu, semua penghuni rumah bisa dengan nyaman beraktivitas di dalam rumah.

Bahkan, menerapkan jenis keramik semacam ini bisa mencegah adanya pertambahan orang cedera di dalam sebuah rumah tangga.

Tangga Punya Pegangan Dua Sisi

Kita semua tentu menyadari bahwa hadirnya pegangan tangan pada sebuah tangga sangat penting. Pegangan tangga ini akan membantu seseorang untuk menjaga keseimbangannya saat berjalan menaiki atau menuruni tangga. Bila penggunaan satu pegangan tangan saja sudah membuat aman, terlebih lagi bila terdapat dua pegangan.

Maka dari itu, bagi penyandang disabilitas, anak-anak dan orang tua, tentu akan sangat terbantu dengan hadirnya 2 pegangan pada tangga rumah yang mereka gunakan. Khusus bagi seorang tunanetra, pegangan tangga yang panjang di kedua sisinya akan membuatnya lebih berhati-hati dan memperoleh gambaran soal tangga yang ia gunakan.

Nah, demikianlah artikel kami mengenai beragam aspek desain arsitektur untuk disabilitas yang bermanfaat untuk Anda. Nantikan artikel kami selanjutnya.

Leave a Comment